Berita dan Informasi
Dinas Pendidikan Kab. Blitar

KAMI ESGOSA

Rancang bangun:

1.     Dasar Hukum Inovasi

a.   Peraturan Menteri Nomor 40 Tahun 2021 Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.  Syarat menjadi kepala sekolah berdasarkan Permendikbud No. 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah Pasal 12

b.   Lampiran II Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Reset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Jenjang Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan Menengah

c.   Hasil rapat sekolah yang dilaksanakan pada 31 Desember 2023 tentang agenda akademik UPT SD Negeri Nglegok 01 tahun 2024

2.     Permasalahan (makro atau mikro) yang mendasari munculnya inovasi :

Beberapa permaslahan yang sering terjadi di sekolah adalah :

a.       Siswa datang terlambat, atau pulang lebih awal tanpa bisa terdeteksi dengan cepat dan akurat

b.       Sekola kesulitan memberikan tindakan/ kebijakan untuk siswa tidak masuk yang disebabkan beberapa alasan (sakit, ijin, alpha)

c.       Terjadi perbedaan nominal antara uang yang diberikan oran tua dengan uang yang di tabungkan siswa di sekolah

d.       Siswa tidak bisa membeli ATK atau makanan di kantin sekolah ketika lupa membawa uang saku atau uang sakunya hilang

3.     Isu Strategis

Digitalisasi Sektor Pendidikan

Untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang mengedepankan teknologi juga menjadi bagian dari motivasi kami untuk memasukkannya kedalam pembelajaran maupun layanan bidang pindidikan yang lain

4.     Metode Pembaharuan

a.     Upaya yang dilakukan sebelum ada inovasi program KAMI ESGOSA adalah dengan membuat dan melaksanakan tata tertib sekolah yang sudah di sosialisasikan kepada siswa dan wali murid, setiap guru mengisi data absensi siswa secara manual di kelas masing masing, membuat buku tabungan manual, membedakan waktu istirahat siswa kelas bawah dan kelas atas dalam rangka mempermidah akses membeli atk atau makanan di kantin sekolah

b.     Setelah segala upanya tersebut mengalami kegagalan kususnya dalam hal update data secara realtime sebagai dasar pengambilan kebijakan, maka di keluarkanlah KAMI ESGOSA (kartu multi fungsi UPT SD Negeri Nglegok 01) untuk mengatasi kegagalan pada program sebelumnya

5.     Keunggulan dan Kebaharuan

a.     Keunggulan :

Keunggulan program KAMI ESGOSA ini adalah dalam satu kartu memiliki berbagai fungsi mulai dari ebsensi sampai dengan menabung

b.     Kebaharuan :

Sering dengan perkembangan situasi dan kondisi, kartu ini juga mendapatkan upgrade fungsi selain untuk abseni dan menabung, kartu ini juga bisa digunakan untuk alat pembayaran pembelanjaan di kantin sekolah

6.     Tahapan Inovasi/Penggunaan Produk/ Spesifikasi Produk

Tahap inovasi di mulai dari menyerap permasalahan yang sering muncul di sekolah untuk di temukan selusinya, membuat APP berbasis android, menguji dan menggunakannya, inovasi ini berupa APP sebagai alat pengolah data, sedangkan input data melalui id-card yang di miliki masing masing siswa. Scan id-card untuk absensi siswa hanya bisa di lakukan di wali kelas masing masing hal ini mengindari antrian yang cukup panjang jika absensi hanya di sentralkan pada satu titik mengingat jumlah siswa kami 437 siswa. Apabila guru kelas tidak hadir dikarenakan suatu hal maka absensi kelas tersebut dilakukan oleh supar admin dalam hal ini akses super admin ada pada TU dan kepala sekolah sehingga kegiatan absensi tetap bisa dilakukan walupun guru kelasnya tidak masuk.


Tujuan Inovasi: 

Memiliki data yang cepat, tepat dan realtime sebagai dasar memberikan pelayanan yang tepat, cepat dan akhurat kepada warga sekolah mengenai kehadiran dan kepulangan siswa, ketidak hadiran siswa, jumlah debet ataupun kredit tabungan siswa, memberikan layanan belanja non tunai dan sisa saldo setelah belanja, mengoptimalkan belanja siswa pada kantin merdeka sebagai salah satu program kewirausahaan sekolah.



Manfaat yang diperoleh:

Setalah inovasi KAMI ESGOSA ini dilaksanakan, sangat cepat sekali manfaat yang bisa di rasakan baik oleh sekolah maupun orang tua dan warga sekitar sekolah

 

Manfaat bagi sekolah adalah:

sudah tidak ada lagi siswa datang terlambat ataupun pulang lebih awal pada saat pulang sekolah, sudah tidak ada laporan dari wali murid bahwa uang yang di bawa untuk menabung dari rumah kesekolah jumlahnya beda, apabila dalam 3 hari siswa tidak masuk maka sekolah langsung memberikan tindakan berupa menjengkung apabila siswa sakit ataupun ijin, menghadirkan orang tua kesekolah untuk siswa yang alfha, pendapatan kantin merdeka yang mengalami peningkatan dengan merapkan pelanja tunai dan non tunai menggunakan kartu KAMI ESGOSA

 

Manfaat bagi orang tua/wali siswa:

Mendapatkan informasi yang cepat dan akurat tentang kehadiran dan kepulangan putra putrinya, mengetahui secara realtime tabungan siswa, tidak waswas lagi lupa memberikan uang saku karena siswa dapat membeli dengan Id-Card KAMI ESGOSA, senang mendapatkan perhatian dari sekolah untuk anak anak yang tidak masuk sekolah. Bagi wali murid yang terampil membuat kue dapat menitipkan ke kantin merdeka esgosa dengan semboyan anak pulang bawa ilmu-orang tua pulang bawa uang

 

Manfaat bagi warga sekitar sekolah :

Dengan keberhasilan esgosa dalam memanfaatan kartu multi fungsi sebagai alat pembayaran di kantin merdeka yang berimbas pada naiknya pendaptan sehingga dapat membeli mobil operasional maka kendaraan tersebut dapat digunakan oleh warga sekitar untuk kegiatan warga, mulai dari mengantar warga sakit, hajatan ataupun keperluan warga yang lain. 


Hasil Inovasi:

Hasil dari inovasi ini adalah:

1.     Siswa menjadi tertip tanpa di perintah dan di berikan aturan yang ketat

2.     Siswa menjadi pribadi yang jujur dan bertanggungjawab

3.     Dengan peningkatan penghasil, kantin merdeka manjadi satu satunya sekolah SD Negeri di Kabpaten Blitar yang mampu membeli mobil operasional sekolah. Mobil esgosa trans ini digunakan oleh guru, siswa dan warga masyarakat umum

4.     Dengan semakin ramainya pembeli di kantin merdeka esgosa maka semakin banyak wali murid yang menitipkan daganganya sehingga membantu roda perekonomian keluarga dengan semboyan anak pulang dawa ilmu-orang tua pulang bawa uang